Lewati ke konten utama
Gurita Dinasti

METODOLOGI

Dari Data Menjadi Keterhubungan.

Lima tahap yang dilalui setiap data sebelum tampil di Gurita Dinasti.

01 — Kumpulkan Data Publik

Kami mengumpulkan data dari sumber resmi dan terbuka: situs pemerintah, dokumen pengadaan, registrasi perusahaan, dan publikasi publik lainnya. Kami tidak meretas, membeli data curian, atau mengakses sistem tanpa izin.

02 — Temukan Entitas

AI membantu mengekstrak nama orang, organisasi, perusahaan, dan proyek dari dokumen dalam skala besar — pekerjaan yang mustahil dilakukan manusia satu per satu untuk ribuan dokumen.

03 — Bangun Relasi

AI mencari pola keterhubungan antar entitas: siapa menjabat di mana, perusahaan mana terafiliasi dengan siapa, proyek mana dimenangkan oleh siapa. Ini adalah hipotesis awal, bukan kesimpulan final.

04 — Verifikasi Manusia

Setiap hipotesis dari AI diperiksa oleh analis manusia. Kami memeriksa akurasi, konteks, dan memastikan tidak ada kesimpulan yang melompat lebih jauh dari yang didukung bukti.

05 — Publikasikan Bukti

Hanya entitas dan relasi yang lolos verifikasi dan memiliki sumber yang dapat ditelusuri yang dipublikasikan. Setiap klaim dapat ditelusuri kembali ke dokumen asalnya.

BATASAN KAMI

Kejujuran soal keterbatasan adalah bagian dari komitmen transparansi kami.

Kami tidak memberikan vonis hukum. Status hukum yang kami tampilkan berasal dari data resmi, bukan kesimpulan kami sendiri.

Kami tidak menjamin identitas pelapor dalam pengajuan Hak Jawab atau Koreksi — proses itu bersifat self-declared, bukan verifikasi identitas resmi (KYC).

Cakupan data kami masih dalam tahap pilot project di beberapa wilayah, belum mencakup seluruh Indonesia.

AI kami dapat keliru. Karena itu verifikasi manusia adalah tahap wajib, bukan opsional, sebelum publikasi.